Rabu, 23 Desember 2015

Nyaman

Nyaman itu ketika kita menyatu dengan alam
Menikmati hembusan angin
Merasakan ciuman sang surya lalu berdendang dengan illahi

Nyaman itu tidak harus empuk
Tidah berselimut namun hangat

Nyaman itu Imajinasi iman dan cinta
Sebuah nafas yang akan meraba dan memeluknya
Tumbuh bersemi hingga melebur menjadi satu


Nyaman itu melayang terbang tanpa sayap
Pejamkan mata, sunyi dan percaya

Nyaman itu berdetak seperti nadi, mengalir seperti air, sejuk seperti embun

Nyaman itu ibu..
Lembut buaiannya, tulus niatnya serta cinta dan kasihnya
&
Nyaman itu pagi dan syukur

Senin, 21 Desember 2015

ceritaku

  Dalam tulisan ini saya berbagi dan bercerita, mencairkan perasaan yang telah dingin, mengeras, dan membeku.
Dari yang lalu saya belajar ikhlas melepaskan dan sekarang saya harus belajar ikhlas menerima. Lelah rasanya belajar tapi menguras kesabaran, ketauan belajar ilmu statistika jelas ada hasilnya ((jadi inget dosenya,heheee))Akan tetapi kembali lagi bahwa ini adalah proses, jika waktu sudah di letakkan di hati itu namanya sabar dan bukankah kesabaran, keikhlasan itu satu-satunya ketulusan yang luar biasa.

  Saya ingin belajar dan terus belajar, bertoleransi mengerti dan memahami kemungkinan yang akan terjadi.
So, ajari saya semua itu, saya ingin mencoba menerima apa yang menjadi ketetapanNya. Belajar membuka hati untuk semua hal yang positif, memperluas pemikiran, berimajinasi dan tentunya mencintai. Cinta dengan rasa ikhlas berniat karenaNya, bersemi karena damaiNya. Saya ingin belajar itu karena saya tahu ketakutan itu hanya membelenggu.

Anitakurniati

Jumat, 11 Desember 2015

cerita ku

Cinta ialah hati, rasa dan logika.
Cinta salah satu anugrah dan setiap insan pasti pernah di ilhami rasa itu. Cinta bisa membuat manusia menjadi buta dan tuli karena racunnya, jika kita terlalu mengagungkannya melebihi pujian terhadap pangeran pemberi cinta. Dan aku pernah merasakan itu. Mata hati dan penglihatan tertutup, logikapun tidak bisa berpikir jernih. Sungguh nista aku ini mencintai manusia melebihi cinta ku padaNya, tanpa menyadari bahwa cinta yang kekal itu hanya milikNya & cinta yang sesungguhnya adalah doa '.
Akan tetapi aku bersyukur atas apa yang aku jalani, semua mengajarkan ku tentang ikhlas dan memaafkan.
Ikhlas dengan apa yang telah hilang dan menyakitkan itu mengajarkan untuk tetap sabar. Dan memaafkan adalah cara yang terbaik untuk belajar toleransi karena pada dasarnya kita mengetahui bahwa manusia tidak ada yang sempurna.
Jika di langit yang gelap masih ada cahaya maka itulah Alloh SWT. Berusaha mengingatNya dalam detik ku dan menyebutnya dalam sadar ku adalah sumber kekuatan ku.
Setiap cobaan pasti ada hikmahnya, Badai pasti berlalu.

Anita Kurniati

Kamis, 12 November 2015

Berjuanglah untuk Sembuh

Allah SWT berfirman:
إن الله لا يغير ما بقوم حتى يغيروا ما بأنفسهم

"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, sampai kaum itu mau mengubah nasibnya sendiri." (Ar Ra'du: 11).

Aku tau apa yang sedang di pikirkan. Dalam lemahnya dia tidak ingin di khawatirkan belahan jiwanya. Tapi kamu harus berusaha, kamu harus menyesaikan ikhtiar kamu. Kamu egois jika kamu memendam sakit itu, kamu menyiksa diri mu sendiri. Ingat ada dzat yang maha menyembuhkan. Bangunlah, bergegaslah untuk sembuh.

Alangkah pilunya hatimu jika melihat sosok paruh baya yang meneteskan air matanya untuk sang buah hati tercinta. Terasa sesak dada ini, menatap matanyapun tak mampu. Jika ia bisa menggantikan deritanya pastilah akan ia berikan. Beliau hanya berharap kesembuhanya.

Berjuanglah, karena masa depan mu itu indah. Bangkitlah, jalan mu masih panjang. Yakinlah Alloh SWT akan menolong mu, karena bagi-Nya semua tiada yang mustahil.

Selasa, 10 November 2015

jangan bersedih

 Sering kali kita merasa tersakiti oleh orang lain. Di hianati, di lecehkan bahkan di caci. Baik buruk efek apa yang akan kita dapat itu adalah bagian dari sebuah proses perjalanan kehidupan. Memang terasa sakit tapi kita wanita kuat yang akan berfikir positif, tetap melangkah meskipun pahit. Yakinlah kekuatan itu ada.

 Kekuatan dari Sang Maha Kuat. Kekuatan yang akan menyala seperti api, kekuatan yang kokoh seperti baja. Kekuatan ini ada karena kita sebagai wanita layak bersemi, mekar dan tumbuh dengan kemampuan yang kita miliki. Bersyukurlah atas apa yang telah terjadi karena tanpa kita sadari semua itu mendidik kita menjadi lebih baik.

 Ingatlah masalah datang untuk mendewasakan kita, hadapi, jalani dan ambil hikmahnya mungkin Alloh telah mempersiapkan hal yang istimewa untuk wanita-wanita kuat seperti kita. Sang Maha Lembut tidak akan menguji umat-Nya tanpa mengetahui kemampuan umat-Nya. Bersabarlah insya alloh semua akan berakhir dengan indah.